ROKAN HILIR – Tahapan Pemilihan Penghulu (Pilpeng) serentak di Kabupaten Rokan Hilir terus bergulir. Di Kepenghuluan Siarang Arang, Kecamatan Pujud, proses demokrasi tingkat desa tersebut kini memasuki tahapan penting, yakni pembentukan Panitia Pemilihan Penghulu (Pilpeng), yang digelar melalui musyawarah pada Jumat (03/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Pujud, Pemerintah Kepenghuluan Siarang Arang, Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKEP), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta elemen masyarakat lainnya. Musyawarah berlangsung dalam suasana tertib, penuh kekeluargaan, dan menghasilkan susunan panitia pemilihan yang disepakati secara demokratis.
Mewakili Camat Pujud, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jufrist menyampaikan bahwa pembentukan panitia merupakan fondasi awal dalam menentukan kualitas penyelenggaraan Pilpeng. Oleh sebab itu, panitia yang telah dipercaya masyarakat diminta mampu menjaga independensi, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan keadilan selama seluruh tahapan berlangsung.
Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Pujud berharap seluruh rangkaian Pilpeng di enam kepenghuluan yang melaksanakan pemilihan tahun ini dapat berjalan dengan aman, damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Panitia memiliki tanggung jawab besar dalam menyukseskan seluruh tahapan Pilpeng. Karena itu kami berharap setiap tahapan dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu melahirkan pemimpin yang benar-benar dipilih berdasarkan kehendak masyarakat," ujar Jufrist.
Sementara itu, Datuk Penghulu Siarang Arang, Syamsulrizal Hasibuan, S.Pd., yang bertindak sebagai fasilitator dalam pelaksanaan musyawarah tersebut, mengingatkan bahwa tugas panitia tidak hanya sebatas menjalankan administrasi pemilihan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat kepenghuluan.
Ia berharap seluruh anggota panitia dapat bekerja secara solid, menjaga netralitas, serta mengedepankan prinsip kejujuran dan keadilan sejak dimulainya tahapan pendaftaran bakal calon, penetapan calon, masa kampanye, pemungutan suara, hingga penghitungan suara dan penetapan hasil pemilihan.
"Panitia harus menjadi contoh dalam menjunjung integritas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jangan berpihak kepada siapa pun, dan utamakan kepentingan masyarakat. Dengan demikian, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Datuk Penghulu benar-benar merupakan pilihan masyarakat dan mampu membawa Kepenghuluan Siarang Arang menjadi lebih maju, lebih mandiri, dan lebih sejahtera," ungkap Syamsulrizal.
Di kesempatan yang sama, Ketua BPKEP Kepenghuluan Siarang Arang, Lindra Yani, menegaskan bahwa panitia pemilihan merupakan garda terdepan dalam menentukan sukses atau tidaknya penyelenggaraan Pilpeng.
Menurutnya, seluruh anggota panitia harus memahami setiap tahapan yang telah ditetapkan, bekerja berdasarkan aturan yang berlaku, serta mengedepankan sikap profesional dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab.
"Panitia adalah tulang punggung demokrasi di tingkat kepenghuluan. Oleh karena itu, kami berharap seluruh panitia yang telah terpilih dapat menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi, menjaga kekompakan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," tegasnya.
Musyawarah pembentukan panitia berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta yang hadir memberikan persetujuan melalui mekanisme musyawarah mufakat sehingga menghasilkan kepanitiaan yang diharapkan mampu menyelenggarakan Pilpeng secara jujur, adil, transparan, dan demokratis.
Menutup kegiatan tersebut, Ketua BPKEP menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu menghadiri musyawarah, mulai dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama hingga warga Kepenghuluan Siarang Arang. Ia berharap sinergi yang telah terbangun sejak awal dapat terus dipertahankan hingga seluruh tahapan Pilpeng selesai, sehingga pesta demokrasi di Kepenghuluan Siarang Arang benar-benar menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat sekaligus melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu membawa kemajuan bagi desanya.
( Syahrizal )