Mediasi

Polres Lingga Tengahi Sosialisasi Antara PT.TBJ Dengan Masyarakat Kampung Cukas

Rabu, 15 Januari 2020 - 16:58:49 WIB Cetak

Polres Lingga Tengahi Antara PT.TBJ dengan Warga masyarakat.

"Polres Lingga Tengahi Sosialisasi Antara PT.TBJ dengan Masyarakat Kampung Cukas"

.

     Terkait masalah bantuan kompensasi untuk masyarakat dari PT. TBJ (PT.Telaga Bintan Jaya-red) karena adanya Jeti/Pelabuhan Bongkar Muat (Terminal Khusus - red) lokasi seputar Kampung Cukas Desa Tanjung Irat, pihak PT. TBJ melaksanakan Sosialisasi kepada masyarakat Kampung Cukas di Kantor Desa Tanjung Irat, pada hari Selasa(14/01/2020).


     Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten I M. Rusli Ismail, Asisten II Yuslizar, SH, Kepala Inspektorat Daerah Kab. Lingga Said Sudrajat, Direktur PT. TBJ Jairun, Kabag Ops Polres Lingga Kompol Rusdwiantoro, Kasat Reskrim Polres Lingga, Kasat Lantas Polres Lingga, Danramil Dabo Singkep, Kapolsek Singkep Barat, Kepala Satpol PP Kab.Lingga, Camat Singkep Barat, Kades Tanjung Irat serta warga masyarakat Kampung Cukas kurang lebih lima puluh orang.
     Kapolsek Singkep Barat IPTU Idris, SE mangatakan; "sosialisasi ini bertujuan untuk menjembatani kerjasama yang baik antara PT.TBJ dengan masyarakat Kampung Cukas terkait masalah dana kompensasi, jadi dihimbau kepada masyarakat dan PT.TBJ, agar saling menjaga situasi kamtibmas dengan baik dan kondusif, setiap permasalahan, lakukan penyelesaian dengan mediasi, agar tidak terjadi miskomunikasi".


     Direktur PT. TBJ Jairun menanggapi bahwa "pihaknya akan memberikan bantuan Dana Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) kepada masyarakat sebesar Rp 500,- (Lima Ratus Rupiah) setiap Ton Tongkangnya, karena Dusun I Kampung Cukas hanya menjadi tempat lalu lintas tongkang".
     “Pihak perusahaan tidak memberikan Dana Kompensasi, akan tetapi akan memberikan dana PPM sesuai aturan yang diberlakukan oleh Pemerintah,”ujar Jairun.
     Selaku perwakilan masyarakat, Suwardi menyampaikan dikirim tersebut ;"pihaknya tidak pernah menghambat aktifitas bongkar muat PT. TBJ, namun  dilokasi tersebut..tempat masyarakat nelayan untuk mencari hasil laut sehari - hari, maka dari itu masyarakat sangat mengharapkan adanya dana kompensasi untuk masyarakat".
     Hasil dari sosialisasi tersebut masyarakat masih belum menerima usulan dana PPM dari pihak PT. TBJ karena nominalnya terbilang kecil, dan Perusahaan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan musyawarah kembali, dan kemudian membentuk Tim beberapa orang perwakilan masyarakat untuk bertemu pihak perusahaan di Tanjungpinang, dan akan dilakukan musyawarah kembali apabila telah ada kesepakatan antara kedua belah pihak.(Narasumber/editor Edysam).




Tulis Komentar +
Berita Terkait+
ƒ