Khaidir Rahman: Gas Blok Andaman Jangan Hanya Diangkut Keluar, Aceh Berhak Nikmati Nilai Tambah

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 15:47:12 WIB Cetak

JAKARTA – Dukungan terhadap perjuangan Pemerintah Aceh agar pengolahan gas dari Blok Andaman dilakukan di darat terus menguat. Khaidir Rahman menilai kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan kekayaan alam Aceh benar-benar menjadi penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. 

Menurut Khaidir, Aceh memiliki potensi sumber daya gas yang sangat besar melalui pengembangan Blok Andaman. Potensi tersebut tidak boleh hanya menghasilkan keuntungan dari sisi produksi semata, tetapi harus mampu menghadirkan efek berganda bagi perekonomian daerah melalui pembangunan industri pengolahan di Aceh. 

"Pengolahan gas di darat akan membuka lapangan kerja, menarik investasi, mendorong tumbuhnya industri hilir migas, meningkatkan pendapatan daerah, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Ini adalah kepentingan yang patut diperjuangkan," ujar Khaidir dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026). 

Ia menegaskan, sebagai daerah penghasil, Aceh memiliki hak untuk memperoleh manfaat ekonomi yang optimal dari pengelolaan sumber daya alamnya. Karena itu, aspirasi Pemerintah Aceh agar pengolahan gas Blok Andaman dilakukan di darat dinilai sebagai langkah yang sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi. 

Khaidir berharap pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap aspirasi tersebut. Menurutnya, pengembangan proyek strategis nasional harus mampu menghadirkan keseimbangan antara kepastian investasi dengan kepentingan daerah sebagai wilayah penghasil. 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh, mulai dari akademisi, organisasi kepemudaan, mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk bersatu mengawal kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat Aceh, tanpa mengesampingkan ketentuan hukum maupun kepentingan nasional. 

Selain itu, Khaidir mendorong pemerintah pusat, SKK Migas, BPMA, dan perusahaan pengelola Blok Andaman membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif dengan Pemerintah Aceh guna mencari formulasi terbaik bagi pengembangan proyek tersebut. 

Menurutnya, investasi dan kepentingan daerah bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya justru dapat berjalan beriringan apabila dibangun melalui dialog yang sehat dan mengedepankan prinsip saling menguntungkan. 

"Sudah saatnya kekayaan alam Aceh menjadi fondasi pembangunan yang berkeadilan. Blok Andaman harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi Aceh, bukan sekadar proyek eksploitasi sumber daya alam. Gas Aceh harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat Aceh," tegasnya. ( Abdan)




Baca Juga Topik #politik+
Tulis Komentar +
Berita Terkait+
ƒ