(Momenriau.com Lingga). Setelah beberapa jam ditayangkan media ini terkait kebakaran hutan didesa Limbung Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga Propinsi Kepri, maka kami menerima klarifikasi dari pihak PT.CSA dan tentunya demi memenuhi hak mereka (PT.CSA-red) dan demi Undang-Undang Pers no 40 tahun 1999, kami wajib menerbitkannya.
Dibawah ini petikkan klarifikasi dari pihak PT. CSA ;
*Sehubungan dengan beredarnya informasi terkait kejadian kebakaran lahan di wilayah Desa Limbung, Dusun Sambau, bersama ini kami sampaikan klarifikasi sebagai berikut:
1. Lokasi Pertama.
Kebakaran terjadi pada areal yang berbatasan dengan HGU 0003 PT. CSA dengan luasan terdampak sekitar ±1,7 hektare. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, titik awal api berasal dari kawasan hutan di luar areal HGU, yang diduga kuat akibat aktivitas penebangan kayu liar di dalam hutan. Api kemudian merembet masuk ke dalam wilayah HGU, khususnya pada lahan yang telah dibuka dan dalam kondisi siap tanam.
2. Lokasi Kedua.
Kebakaran juga terjadi di sekitar HGU 0007 PT. CSA dengan luas terdampak sekitar ±0,8 hektare. Pola kejadian serupa, dimana api berasal dari kawasan hutan di luar HGU, yang diduga akibat pembakaran oleh pihak yang tidak dikenal, kemudian merembet ke dalam area perusahaan.
3. Langkah Penanganan.
- Upaya pemadaman telah dilakukan secara intensif di lapangan untuk mencegah meluasnya kebakaran.
- ?Perusahaan bersama pihak terkait terus melakukan pengawasan dan pengendalian titik api.
- ?Kejadian ini telah dilaporkan secara resmi kepada pihak Kepolisian (Polres Lingha) untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan aktivitas ilegal yang menjadi sumber kebakaran.
4. Penegasan.
Kami menegaskan bahwa sumber api bukan berasal dari aktivitas di dalam wilayah HGU PT. CSA, melainkan dari luar area yang kemudian merembet masuk.
Perusahaan tetap berkomitmen untuk menjalankan pengelolaan lahan sesuai ketentuan serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan/lahan.
Demikian klarifikasi ini disampaikan agar menjadi informasi yang utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Sumber : Rauf dari pihak PT. CSA.
Editor : Edysam.