Ruangan Setwan, Kedatangan Sejumlah Wartawan di Sekretariat DPRD Rohil Berujung Ricuh

Selasa, 10 Agustus 2021 - 17:14:17 WIB Cetak

MOMENRIAU.com (Rohil) - Kedatangan tiga orang awak media berujung ribut ketika memasuki ruangan Setwan Joko Hariyono, Ucok Sandra dan Indra Syarif di Sekretariat DPRD Rohil yang hendak mengajukan proposal bantuan dana ditolak mentah - mentah dengan perkataan kurang enak didengar dari salah satu staf Sekretariat Dewan Kabag Umum Marwan. (Selasa, 10/8/2021, 13:00 wib)

"Kronologis kejadian saat itu saya Joko dan rekan - rekan media memasuki ruangan Setwan ingin bertemu Sarman Syahroni ST, saat hendak menyodorkan proposal tersebut Marwan yang saat itu berada di ruangan Setwan, saya sodorkan kepada Marwan" ungkap Joko Hariyono.

"Ini bahaya ni nanti bisa masuk penjara" ungkap Marwan kepada awak media tersebut. Kami pun tidak mengerti maksud jawaban dari Marwan tersebut. Salah satu awak media Ucok Sandra bertanya mengenai iklan rapat paripurna dan pelantikan Bupati/Wabup Rohil Afrizal Sintong dan H. Sulaiman SS, MH. Marwan menjawab: "dananya cuman 11 juta" 

"Kenapa kami tidak dihubungi, berarti kami kalian anggap bukan wartawan" Ungkap Ucok Sandra. 

Dari situlah keributan terjadi kepada sejumlah awak media tersebut. Sikap Marwan  yang ditunjukkan kepada kami menurut Indra Syarif saat bersama rekan media mengajukan proposal menunjukkan sikap arogansi dan kasar kepada wartawan. 

Indra Syarif pun angkat bicara perihal tersebut kepada rekan media sikap arogansi pejabat Rohil kepada wartawan. Kita sangat kecewa dengan salah satu pejabat Rohil tersebut. Begitu juga ungkapan Ucok Sandra dan Joko Hariyono sangat tidak manusiawi dengan ungkapan pejabat di Sekretariat DPRD Rohil.

Apakah kami salah dengan mengajukan proposal bantuan dana tanpa paksaan dan ungkapan pertanyaan publikasi iklan media di Sekretariat DPRD yang saat itu kami tidak tau. (Rls/Joko)

 

 

 




Tulis Komentar +
Berita Terkait+
ƒ