Rohil - Dua kegiatan yang dianggarkan pada Tahun Anggaran (TA) 2024 di Dusun 4 Terobosan, Kepenghuluan Perkebunan Siarang Arang, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, hingga saat ini belum dilaksanakan. Selain itu, satu unit kendaraan yang seharusnya dikembalikan mantan penghulu juga belum diterima desa.
Pembangunan semenisasi jalan yang dianggarkan lebih dari 140 juta rupiah seharusnya diselesaikan pada akhir Desember 2024. Meskipun kepala dusun telah mengantarkan dua mobil pasir ke lokasi, pekerjaan tidak kunjung dimulai.
Mantan PJ Penghulu Perkebunan Siarang Arang, ZH yang kini bertugas di UPT Bapenda Kecamatan Tanah Putih, sebelumnya menyampaikan tim media, bahwa penundaan terjadi akibat gangguan alam saat musim penghujan. Bendahara kepenghuluan mengkonfirmasi adanya kegiatan tersebut dalam RAB TA 2024 dan telah ada surat perjanjian yang ditandatangani pada masa jabatan PJ Penghulu.
Selain semenisasi jalan, pengadaan lembu untuk Ketapang yang seharusnya dikelola oleh Bumdes Kepenghuan Sarang Arang juga belum terealisasi hingga kini.
Sekretaris Desa Habibul Ansori melalui pesan WhatsApp menyatakan bahwa pihaknya telah tiga kali mengirim surat kepada PJ Penghulu ZH terkait hal ini, termasuk terkait pengembalian kendaraan. "Kalau tidak ada iktikad baik dari ZH, maka kita akan melaporkan ke aparat penegak hukum (APK)," jelasnya.
Sementara itu, Datin Kepenghuluan Perkebunan Siarang Arang Normalinda tidak menjawab pertanyaan wartawan ,Selasa (10/2/2026) yang diajukan melalui WhatsApp terkait kondisi kedua kegiatan tersebut.