
Rohil – Ketua Ikatan Media Online (IMO) Kabupaten Rokan Hilir, Hariandi Bustam, SH, meminta Kapolres Rokan Hilir yang baru, AKBP Aldi Alfa Faroqi, untuk segera melakukan penegakan hukum terkait mafia kayu ilog yang selama Ini kebal hukum. Tidak ada lagi alasan, tidak ada lagi pembiaran!
Praktik penebangan liar atau kayu ilog di Kecamatan Rimba Melintang, Batu Hampar, Bangko, hingga Sinaboi sudah terlalu lama dibiarkan merajalela seolah memiliki kekebalan hukum penuh. Hariandi menegaskan, hal ini tidak boleh berlanjut satu hari pun di bawah kepemimpinan yang baru.
"Selamat datang Bapak Kapolres. Tapi perlu Bapak ketahui: kami tidak butuh janji manis, kami tidak butuh basa-basi! Yang kami tunggu adalah TINDAKAN TEGAS DAN NYATA! Segera turun ke lapangan, bongkar siapa pelakunya, dan siapa yang selama ini memberi perlindungan!" seru Hariandi dengan nada menekan, Selasa (14/7/2026).
Ia menyoroti tajam ketidaksinkronan yang sangat mencolok. "Bapak Kapolda Riau secara tegas mencanangkan program penghijauan dan pelestarian alam. Tapi di Rokan Hilir? Hutan kita justru dibabat habis tanpa ada yang berani menyentuhnya! Ini jelas-jelas melanggar arahan pimpinan tertinggi, ini membuktikan selama ini ada yang sengaja membiarkan, bahkan diduga memainkan peran di balik layar!" tegasnya.
Hariandi memperingatkan: "Jangan sampai di bawah kepemimpinan Bapak, praktik kotor ini masih terus berjalan. Masyarakat sudah muak, kami sudah lelah melihat hutan dijarah dan hukum seolah tidak memihak rakyat kecil. Tunjukkan integritas Bapak sekarang juga! Berantas tuntas mafia kayu itu, siapa pun mereka, seberapa kuat pun koneksi mereka. Jangan biarkan nama baik institusi ternoda lagi oleh kelalaian.