
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Prabowo Center 08 ( DPN PRABOWO CENTER 08) Rifai, S.Sos, SH. M.Kn. mengapresiasi KPK melakukan OTT terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, Sekretaris Daerah Zulkarnain, serta Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardileh.
Rifai juga memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang mengembalikan amplop diduga berisi uang yang ditinggalkan Bupati Kuansing saat beraudiensi di kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026. "Kami sangat mengapresiasi sikap kesatria Menteri Raja Juli Antoni yang tetap konsisten menolak segala bentuk suap," tegas Ketum DPN Prabowo Center 08, Kamis (09/07/2026).
meminta masyarakat tidak terpancing narasi liar yang menyebutkan keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus tersebut.
Sudah jelas Bapak Menteri secara terperinci memberikan klarifikasi terbuka atas tuduhan itu," ujarnya.
RIFAI menambahkan sikap Raja Juli Antoni membuktikan dirinya berdiri tegak di jalur kebenaran.
Jangan sampai kejujuran dan ketegasan seorang pejabat justru dijadikan bahan tuduhan tanpa bukti. Itu sangat merugikan dan berpotensi meredupkan semangat pejabat lain yang ingin bersih," tambahnya.
Ditempat terpisah Ketua DPN Prabowo Center 08, M. NIZAR yang akrab di sapa Akas, mengajak seluruh elemen bangsa, masyarakat serta pengelola media sosial berhenti menyebarkan dugaan tak berdasar.
Jangan biarkan isu melenceng membuat penegakan hukum terganggu. Mari kita jaga ketertiban informasi dan dukung upaya pemberantasan korupsi yang bersih dan adil," ajaknya.
Dia juga salut dengan sikap Raja Juli yang tidak diam saja, tetapi segera melaporkan dan memublikasikan kejadian tersebut agar tidak menjadi bahan spekulasi berkepanjangan.
Menurut Akas sikap itu pantas menjadi teladan bagi seluruh pejabat negara dari tingkat pusat hingga daerah. "Kami berharap semangat integritas ini terus dijaga. DPN Prabowo Center 08 siap menjadi pengawal agar kebenaran tetap tegak dan narasi kebohongan segera padam tutupnya.