
SIMPANG KANAN -- Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh para personel TNI terhadap aktivitas posyandu disetiap desa binaan terus dilakukan dan diharapkan dapat memberikan dampak positif.
Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kegiatan posyandu tersebut dapat menjadi jembatan lahirnya generasi muda yang sehat dan bermutu sekaligus mencegah penyebaran stunting.
Kali ini kegiatan pendampingan itu seperti dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Bgs Kodim 0321/Rohil, Serda Sediono melaksanakan pendampingan program Stunting atau anak kurang gizi yang ada di daerah binaannya.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) itu Babinsa menyasar dengan mendatangi Posyandu yang ada di Kepenghuluan Kota Parit kecamatan Simpang Kanan.
Dimana, dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 0321-03/Bgs Rohil bekerjasama dengan tim nakes dan juga kader untuk melakukan pemeriksaan serta pemberian makanan tambahan.
Dandim 0321/Rohil, Letkol Inf Diki Apriyadi SHub Int yang dikonfirmasikan melalui Danramil 03/Bgs, Kapten Inf Khairul Anwar membenarkan adanya kegiatan tersebut.
Danramil juga mengatakan bahwa pendampingan Stunting yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan, sehingga menciptakan generasi sehat dan kuat. Kegiatan itu juga sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting.
“ Kegiatan ini rutin kami lakukan sebagai wujud komitmen TNI AD mendukung percepatan penurunan stunting,” katanya.
Danramil mengimbuhkan, untuk memaksimalkan target tersebut pihaknya telah menerapkan strategi prevelensi stunting dengan cara memberikan pendampingan langsung kegiatan Posyandu serta penguatan ketahanan pangan demi perbaikan ekonomi dan gizi.
Danramil menyadari penanganan stunting di wilayah tidak bisa ditumpukan bebannya kepada BKKBN atau Dinkes saja, melainkan harus melibatkan peran serta dari lintas sektor.
“Oleh karenanya sinergi lintas sektor ini kita perkuat agar target penurunan stunting dapat kita tekan dengan maksimal,” singkatnya. (min)