Polsek Bangko Pusako Pererat Tali Silaturahmi, AIPTU SE Sitanggang Bantu Petani Cabe Lewat Program Polisi Cinta Petani

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:56:17 WIB

Rohil – Personil Polsek Bangko Pusako kembali terjun langsung ke lahan pertanian untuk memberikan dukungan dan bantuan riil kepada para petani. Kegiatan penuh kebersamaan ini berlangsung di Dusun Sei Rumbia, RT.015/RW.014, Desa Pantauan Bangko Permata, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, pada Selasa (20/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, AIPTU SE Sitanggang hadir menemui Munandar, seorang petani yang juga anggota aktif Kelompok Tani Maju Bersama. Di lahan seluas sekitar 8 rantai yang ditanami komoditas cabe merah bernilai ekonomi tinggi, AIPTU SE Sitanggang tidak sekadar berdialog atau memantau, namun ikut turun tangan membantu kegiatan pertanian serta memeriksa dan memastikan kondisi tanaman berada dalam keadaan baik.

Program Polisi Cinta Petani merupakan langkah strategis dan humanis Polri untuk mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan negeri. Lewat program ini, Polri menegaskan keberadaannya bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan mitra setia yang peduli dan siap mendukung peningkatan hasil pertanian demi kesejahteraan bersama.

Kapolsek Bangko Pusako, AKP Tri Adiyatmika, SH, MH, menyampaikan bahwa kehadiran personilnya di lokasi bertujuan memberikan semangat sekaligus menjamin rasa aman dan nyaman bagi warga dalam berusaha tani.

“Kami hadir di sini sebagai wujud kepedulian Polri. Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan atau kendala para petani, serta memotivasi agar hasil panen cabe merah di desa ini semakin melimpah dan berkualitas,” tegas AKP Tri Adiyatmika.

 Ia menambahkan, keberhasilan petani dalam mengelola komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti cabe merah akan berdampak besar bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat setempat. Sinergitas yang terjalin erat antara aparat dan warga diharapkan turut memperkuat ketahanan pangan nasional, menuju terwujudnya kemandirian dan swasembada pangan Indonesia.