
BAGANBATU -- Guna memberikan kenyamanan serta memastikan kondisi stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jajaran Koramil 0321-03/Bgs Rohil kembali melaksanakan kegiatan patroli.
Dimana, tiga orang personel Koramil 0321-03/Bgs Rohil yang dipimpin oleh Sertu Z Pulungan kembali melaksanakan kegiatan patroli wilayah, khususnya di SPBU.
Dalam patroli kali ini dipusatkan di SPBU Km 3 Bahtera Makmur serta SPBU Perbatasan kepenghuluan Bagan Manunggal kecamatan Bagan Sinembah guna memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak BBM.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) sejak pagi, SPBU menjadi salah satu titik yang cukup ramai didatangi masyarakat, kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat silih berganti mengisi bahan bakar.
Kondisi ini membuat pengawasan menjadi penting agar antrean tetap tertib dan tidak menimbulkan potensi gangguan di lapangan.
Dalam patroli tersebut, Babinsa memantau langsung situasi antrean serta memastikan proses pengisian BBM berjalan dengan aman dan lancar.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketersediaan BBM jenis pertalite masih dalam kondisi aman, sehingga antrean kendaraan dapat terlayani dengan baik tanpa penumpukan yang berarti.
Dari hasil pemantauan di lapangan, khususnya di SPBU Km 3 Bahtera Makmur diketahui bahwa stok Pertalite hanya untuk sepeda motor, Bio Solar, dan Pertamina Dex masih aman karena stok tersedia dan mencukupi. Namun untuk jenis Pertamax dan Dexlite stok kosong.
Dandim 0321/Rohil, Letkol Inf Diki Apriyadi SHub Int melalui Danramil 03/Bgs, Kapten Inf Khairul Anwar membenarkan adanya kegiatan tersebut.
" Dari kegiatan yang kita laksanakan bahwa di SPBU Km 3 Bahtera Makmur kita dapati bahwa ada beberapa jenis BBM yang kosong, yakni Dexlite dan Pertamax kosong," ujarnya.
Sementara itu untuk SPBU Perbatasan, lanjut Danramil lagi didapati semua stok BBM masih mencukupi. " Kecuali Pertamax yang kosong, " ujarnya kembali.
Menurut Danramil, bahwa kehadiran aparat di lokasi menjadi salah satu faktor yang menjaga situasi tetap kondusif.
" Di tengah aktivitas masyarakat dan pengendara tersebut, kita juga berinteraksi dengan petugas SPBU serta masyarakat yang sedang mengantre. Komunikasi yang dilakukan secara langsung membantu memberikan pemahaman kepada warga terkait kondisi ketersediaan BBM, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan," terangnya kembali.
Dan kegiatan patroli tersebut menurut Danramil lagi, bahwa SPBU sebagai salah satu fasilitas vital masyarakat memang kerap menjadi pusat aktivitas ekonomi sehari-hari.
" Kelancaran distribusi BBM sangat berpengaruh terhadap mobilitas warga, termasuk kegiatan usaha dan transportasi di wilayah tersebut," ungkapnya. (min)